TUGAS PENULISAN ILMIAH KEPERAWATAN
DILEMATIK TELEPON GENGGAM TERHADAP
DAMPAK BAGI KESEHATAN
Disusun oleh :
Fini Alfiani Cantigi Ram
1611020088
PROGRAM STUDI
KEPERAWATAN S1
FAKULTAS ILMU
KESEHATAN
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2018
Dilematik Telepon Genggam Terhadap
Dampak Bagi Kesehatan
Era globalisasi
menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari di kehidupan saat ini, era ini pun
menyebabkan kemajuan teknologi memperoleh ruang untuk tumbuh pesat di dalamnya,
khususnya alat komunikasi. Alat komunikasi seperti telepon genggam, sekarang sudah
hampir menjadi kebutuhan primer setelah sandang, pangan dan papan karena
memberikan kemudahan untuk kelangsungan hidup. Sehingga sebagian masyarakat
tentu mempunyai alat komunikasi ini, bahkan balita pun mulai mahir
menggunakannya. Berbeda halnya dengan dulu, di mana telepon hanya bisa bertukar
informasi melalui kabel, sekarang telepon dapat dibawa kemana-mana dan tidak
perlu menggunakan kabel karena media yang digunakan adalah radiasi
elektromagnetik dengan sprektum gelombang radio.
Telepon genggam beroperasi
dengan menggunakan radiasi elektromagnetik sebagai medianya, sehingga kita bisa
mengirim informasi-informasi dengan leluasa tanpa terhambat oleh ruang dan
waktu. Namun, tidak sedikit masyarakat yang tidak menyadari bahwa radiasi
elektromagnetik ini dapat menyebabkan dampak negatif pada tubuh manusia.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, menyatakan bahwa efek radiasi
elektromagnetik pada telepon genggam ternyata bisa membahayakan, jika seseorang
tersebut terus terpapar dalam jangka panjang. Masalah tersebut sebagian besar
mencangkup masalah kesehatan dari mulai ringan sampai berat. Efek ringan yang
ditimbulkan dari elektromagnetik sering kita alami, secara tidak langsung tubuh
memberikan peringatan ketika sedang menggunakan telepon genggam dalam jangka
waktu yang lama misalnya sakit kepala, pusing, mual, kehilangan konsentrasi dan
cemas. Sedangkan untuk efek berat yaitu gangguan pada organ tubuh manusia,
karena radiasi yang dapat menembus ke dalam sel manusia secara tegak lurus
sehingga pertumbuhan sel akan terganggu. Akibat dari pertumbuhan sel terganggu
menyebabkan resiko terkena neoplasma baik kanker maupun tumor meningkat dan
terganggunya sistem reproduksi yang menyebabkan penurunan produksi hormone
testoteron sehingga produksi sperma pada pria menurun.
Oleh karena itu
penggunaan telepon genggam harus seimbang guna mencegah hal yang tidak
diinginkan. Radiasi elektromagnetik memang tidak bisa dihindari, namun ada
solusi untuk memperkecil dampak pada kita, misalnya menjauhkan telepon genggam
dari kepala, tidak menggunkan telepon genggam saat keadaan panas dan tidak
menggunakan ponsel sewaktu sinyal lemah karena memicu kerja radiasi
elektromagnetik menjadi kuat. Dengan melakukan cara tersebut pemaparan radiasi
elektromagnetik ke tubuh akan berkurang.
