Jumat, 06 Desember 2019


TUGAS PENULISAN ILMIAH KEPERAWATAN
DILEMATIK TELEPON GENGGAM TERHADAP DAMPAK BAGI KESEHATAN




Disusun oleh :
Fini Alfiani Cantigi Ram
1611020088


PROGRAM STUDI KEPERAWATAN S1
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2018


Dilematik Telepon Genggam Terhadap Dampak Bagi Kesehatan

          Era globalisasi menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari di kehidupan saat ini, era ini pun menyebabkan kemajuan teknologi memperoleh ruang untuk tumbuh pesat di dalamnya, khususnya alat komunikasi. Alat komunikasi seperti telepon genggam, sekarang sudah hampir menjadi kebutuhan primer setelah sandang, pangan dan papan karena memberikan kemudahan untuk kelangsungan hidup. Sehingga sebagian masyarakat tentu mempunyai alat komunikasi ini, bahkan balita pun mulai mahir menggunakannya. Berbeda halnya dengan dulu, di mana telepon hanya bisa bertukar informasi melalui kabel, sekarang telepon dapat dibawa kemana-mana dan tidak perlu menggunakan kabel karena media yang digunakan adalah radiasi elektromagnetik dengan sprektum gelombang radio.
          Telepon genggam beroperasi dengan menggunakan radiasi elektromagnetik sebagai medianya, sehingga kita bisa mengirim informasi-informasi dengan leluasa tanpa terhambat oleh ruang dan waktu. Namun, tidak sedikit masyarakat yang tidak menyadari bahwa radiasi elektromagnetik ini dapat menyebabkan dampak negatif pada tubuh manusia. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, menyatakan bahwa efek radiasi elektromagnetik pada telepon genggam ternyata bisa membahayakan, jika seseorang tersebut terus terpapar dalam jangka panjang. Masalah tersebut sebagian besar mencangkup masalah kesehatan dari mulai ringan sampai berat. Efek ringan yang ditimbulkan dari elektromagnetik sering kita alami, secara tidak langsung tubuh memberikan peringatan ketika sedang menggunakan telepon genggam dalam jangka waktu yang lama misalnya sakit kepala, pusing, mual, kehilangan konsentrasi dan cemas. Sedangkan untuk efek berat yaitu gangguan pada organ tubuh manusia, karena radiasi yang dapat menembus ke dalam sel manusia secara tegak lurus sehingga pertumbuhan sel akan terganggu. Akibat dari pertumbuhan sel terganggu menyebabkan resiko terkena neoplasma baik kanker maupun tumor meningkat dan terganggunya sistem reproduksi yang menyebabkan penurunan produksi hormone testoteron sehingga produksi sperma pada pria menurun.
            Oleh karena itu penggunaan telepon genggam harus seimbang guna mencegah hal yang tidak diinginkan. Radiasi elektromagnetik memang tidak bisa dihindari, namun ada solusi untuk memperkecil dampak pada kita, misalnya menjauhkan telepon genggam dari kepala, tidak menggunkan telepon genggam saat keadaan panas dan tidak menggunakan ponsel sewaktu sinyal lemah karena memicu kerja radiasi elektromagnetik menjadi kuat. Dengan melakukan cara tersebut pemaparan radiasi elektromagnetik ke tubuh akan berkurang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar